kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

INTP menargetkan pertumbuhan penjualan 5% di 2017


Senin, 20 Februari 2017 / 18:59 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP) menargetkan peningkatan penjualan tahun ini. Target penjualan yang dipatok oleh manajemen yaitu tumbuh 4% - 5 %, angka ini inline dengan target pertumbuhan industri semen.

Sekretaris perusahaan Indocement Tunggal Perkasa, Pigo Pramusakti menyampaikan tahun kemarin penjualan semen INTP yang terdiri dari 16 juta ton untuk penjualan domestik dan 390.000 ton ekspor.

Angka ini direvisi dari target yang ditetapkan awal tahun 2016 yaitu 17 juta ton, itu dikarenaka musim hujan dan terjadinya oversupply.

“Bicara target kita berharap inline dengan market yaitu tumbuh 4-5%. Ekspor diperkirakan sekitar 500.000 ton,” ujarnya kepada KONTAN, Senin (20/2).

Tujuan ekspor INTP yaitu Negara-negara Asia pasifik, Banglades dan Negara lainnya. Nilai ekspor tidak besar karena di kawasan Asia juga mengalami oversupplay. Sehingga ketika ada permintaan semen akan banyak supplier yang bisa melayani.

Menurutnya, kenaikan penjualan INTP diharapkan ditopang dari proyek infrastruktur pemerintah. Sebab dengan dibukanya jalan, pelabuhan, bandara dan lain-lain tentunya akan menimbulkan multiplier efek terhadap perumahan dan komersial.

“Yang kita lihat ada kemungkinan demand tertarik oleh peningkatan suku bunga KPR dan penurunan harga komoditas, oli dan gas termasuk coal,” paparnya.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) penjualan Januari 2017 tercatat sebanyak 5,27 juta ton turun dibanding bulan sama tahun 2016 yaitu 5,29 juta ton. Angka ini juga turun 4,1% dibanding penjualan bulan Desember 2016 yaitu 5,50 ton.

Pigo mengaku perusahaannya pada Januari memproduksi 1,3 juta semen, angka ini turun 5% dibanding penjualan pada Desember 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×