kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

INTP anggarkan capex US$ 300 juta di 2012


Kamis, 23 Februari 2012 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. Real Madrid vs Real Sociedad: Imbang 1-1, gol Vinicius selamatkan Los Blancos


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure di tahun 2012 sebesar US$ 300 juta.

Sekretaris Perusahaan INTP Sahat Panggabean, menuturkan, capex tersebut akan digunakan seluruhnya untuk membiayai pembangunan pabrik semen di Pati, Jawa Tengah. "Rencananya, pabrik itu akan selesai tahun 2013," tutur Sahat, Kamis (23/2).

Jika pabrik di Pati tersebut kelar dibangun, kemungkinan bisa memiliki kapasitas produksi 2 juta ton-3 juta ton per tahunnya.

Sebenarnya, kata Sahat, kemungkinan capex bisa bertambah sesuai dengan kebutuhan. "Ditahun ini, INTP juga memiliki rencana untuk membangun power plant atau pembangkit listrik dengan kapasitas listrik 2x30 megawatt (MW) dan nilai investasinya mencapai US$ 150 juta," jelasnya. Sehingga, tidak menutup kemungkinan, capex tersebut bisa mencapai US$ 500 juta di tahun 2012.

Untuk rencana pembangunan power plant, pihak INTP masih melakukan kajian di daerah mana pembangkit listrik tersebut akan mereka bangun.

"Ada kemungkinan pembangkit listrik tersebut dibutuhkan untuk kebutuhan pabrik di Pati atau dibangun untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah luar pulau Jawa," jelas Sahat.

Untuk pendanaan capex di tahun 2012, INTP masih optimistis untuk menggunakan kas internal. "Keuangan kami masih cukup kuat, oleh karena itu, untuk pembiayaan pendanaan masih bisa diupayakan dari internal," tutup Sahat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×