Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Mengutip Bloomberg Rabu (10/6/2026) pukul 12.00 WIB, rupiah di pasar spot menguat 0,52% ke level Rp 17.965 per dolar AS.
Sebelumnya, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 18.058 per dolar AS atau menguat 0,72% secara harian pada Selasa (9/6/2026).
Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah karena faktor domestik. Yakni setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga 25 basis poin (bps) menjadi 5,50%.
"Kemarin, hari ini rupiah begitu kuat benar - benar reaksi dari dalam negeri sendiri," ujar Ibrahim, Rabu (10/6/2026).
Baca Juga: BI Rate Naik, Akankah Yield SBN 10 Tahun Berbalik Turun?
Akan tetapi melihat kondisi saat ini, Ibrahim memperkirakan BI sampai akhir tahun akan menaikkan suku bunga 200 basis poin (bps) atau 2%. Hal ini untuk menjaga stabilisasi rupiah.
Ke depan, pergerakan rupiah salah satunya akan dipengaruhi data ekonomi AS. Terdekat, akan ada rilis data inflasi AS.
Untuk perdagangan hari ini, Ibrahim memperkirakan mata uang rupiah bergerak fluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp 18.050 - Rp 18.100 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













