kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Intip Rekomendasi Teknikal BNI Sekuritas untuk BMRI, INDY, SMGR, dan MIKA Hari Ini


Senin, 26 September 2022 / 08:50 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia,


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BNI Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang turun terbatas untuk rebound pada perdagangan Senin (26/9). Secara teknikal, indikator menunjukkan oversold & closing di atas support line.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG masih dalam tren bullish selama berada di atas 7.148. Pada perdagangan Jumat (23/9), IHSG ditutup di bawah 5 day MA.

Baca Juga: Rekomendasi Saham Samuel Sekuritas Senin (26/9): Buy WMPP, ICBP, INDY, dan Sell PGAS

“Level resistance pada perdagangan Senin (26/9) diperkirakan berada di level 7.195/7.229/7.253/7.309 dengan support di level 7.148/7.116/7.073/7.015. IHSG diproyeksikan bergerak dengan perkiraan rentang 7.130-7.230,” tulis Andri dalam riset, Senin (26/9).

Asal tahu, pada Jumat (23/9), IHSG ditutup melemah 0,56% ke level 7.178,58. Meski terkoreksi pada Jumat (23/9), IHSG masih menguat 0,14% sepanjang pekan lalu.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, indeks bursa regional Asia Pasifik melemah pada Jumat (23/9). All Ordinaries dan Kospi Composite Index turun signifikan sebesar masing-masing 1,92% dan 1,81%. Menurut Maxi, pelemahan ini mengikuti pergerakan bursa Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1,62% pada akhir pekan lalu. Begitu pula dengan S&P 500 yang minus 1,72% dan indeks Nasdaq terkoreksi 1,80%. "Kenaikan suku bunga dan gejolak mata uang meningkatkan kekhawatiran akan adanya resesi global," ucap Maxi.

Berikut rekomendasi teknikal dari BNI Sekuritas untuk perdagangan Senin (26/9):

Baca Juga: Bursa Asia Dibuka Turun, Senin (26/9), Sentimen Negatif Masih Menyelimuti

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Resistance: Rp 9.300, Rp 9.400, Rp 9.500, Rp 9.575.

Support: Rp 9.100, Rp 9.025, Rp 8.900, Rp 8.725.

Rekomendasi: Buy di area Rp 9.100-Rp 9.200 dengan target Rp 9.300 lalu Rp 9.500 dan stop loss di bawah Rp 8.900.

2. PT Indika Energy Tbk (INDY)

Resistance: Rp 3.320, Rp 3.400, Rp 3.470, Rp 3.600.

Support: Rp 3.250, Rp 3.190, Rp 3.120, Rp 3.030.

Rekomendasi: Buy if break Rp 3.270 dengan target Rp 3.400 lalu Rp 3.470 dan stop loss di bawah Rp 3.100.

3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)

Resistance: Rp 7.550, Rp 7.675, Rp 7.800, Rp 7.950.

Support: Rp 7.350, Rp 7.175, Rp 7.050, Rp 6.875.

Rekomendasi: Buy if break Rp 7.450 dengan target Rp 7.550 lalu Rp 7.675 dan stop loss di bawah Rp 7.050.

Baca Juga: Prediksi IHSG Hari ini Senin (26/9) Naik, Berikut Pilihan Saham Untuk Dapat Cuan

4. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Resistance: Rp 2.730, Rp 2.770, Rp 2.830, Rp 2.900

Support: Rp 2.660, Rp 2.610, Rp 2.540, Rp 2.460.

Rekomendasi: Buy di area Rp 2.680-Rp 2.710 dengan target Rp 2.750 lalu Rp 2.770 dan stop loss di bawah Rp 2.610.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×