kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Intiland Development berminat kembangkan residensial segmen menengah ke bawah


Kamis, 22 Februari 2018 / 22:26 WIB
ILUSTRASI. Proyek pembangunan perumahan milik Intiland


Reporter: Riska Rahman | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berkembangnya pasar properti untuk segmen menengah ke bawah membuat PT Intiland Development Tbk (DILD) ikut tertarik untuk menggarap pasar tersebut. Sayang, infrastruktur masih jadi hambatan bagi emiten properti ini untuk masuk ke pasar tersebut.

Direktur Pengembangan Modal dan Investasi DILD Archied Noto Pradono mengatakan, perkembangan pasar perumahan untuk segmen menengah ke bawah saat ini memang menarik. Ia pun mengaku sudah memiliki cadangan lahan atau land bank yang cocok untuk membangun kawasan residensial untuk segmen menengah ke bawah ini.

"Namun, kawasan ini masih terhambat masalah infrastruktur sehingga pembangunan kawasan ini belum kami mulai," ujar dia di Jakarta, Kamis (22/2).

Menurut Archied, land bank tersebut memiliki luas sekitar 1.000 hektare dan terletak di kawasan Maja, Tangerang, Banten. Meski prospektif, ia mengaku masih menunggu pengembangan infrastruktur di kawasan tersebut sebelum memulai perencanaan pembangunan.

Adapun selama ini DILD fokus untuk mengembangkan kawasan residensial untuk kalangan menengah ke atas. Kawasan ini tersebar di beberapa daerah di Jakarta maupun Surabaya.

Pengembangan kawasan perumahan pun memiliki kontribusi yang cukup ke penjualan pemasaran alias marketing sales emiten properti ini. Di tahun 2017 lalu, lini bisnis ini menyumbang Rp 432 miliar atau setara dengan 14,33% dari total marketing sales di tahun lalu. Sementara itu, lini bisnis mixed-use dan high-rise masih menjadi kontributor terbesar terhadap marketing sales yaitu sebesar Rp 1,92 triliun atau setara 56,97% total marketing sales tahun 2017 sebesar Rp 3,37 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×