kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Instrumen investasi saham paling jeblok pada kuartal I-2020, seperti apa prospeknya?


Kamis, 02 April 2020 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Herlina Kartika Dewi

Untuk itu, Rudiyanto menilai proses pemberian stimulus akan lebih mudah dan merata ke masyarakat dan perusahaan yang dianggap terdampak. Hal tersebut membuat ekonomi akan tumbuh lebih cepat sehingga cenderung berbentuk V-Shape daripada U-Shape.

“Untuk pasar modal, dari pengamatan beberapa hari terakhir, mulai ada riset yang menyarankan untuk membeli saham-saham dengan valuasi murah. Selain itu, pergerakan saham AS juga tidak terlalu fluktuatif meskipun pertambahan pasien baru masih banyak,” terang Rudiyanto.

Baca Juga: Banyak tekanan di kuartal I-2020, emas dan obligasi bisa jadi pilihan ke depan

Dengan demikian, Rudiyanto melihat ada kemungkinan investor sudah mulai memperkirakan akhir dari pandemik semakin dekat. Selain itu, saat ini tanda-tanda kurva pasien baru AS yang mulai mendekati puncak.

“Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama sudah mencapai puncak kurva dan segera turun. Sehingga akan direspon positif oleh pelaku pasar dan bisa segera rebound,” pungkas Rudiyanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×