kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Ini tiga saham big cap yang menggerus IHSG sesi I


Jumat, 24 Januari 2014 / 13:22 WIB
Ini tiga saham big cap yang menggerus IHSG sesi I
ILUSTRASI. The TikTok logo is pictured outside the company's U.S. head office in Culver City, California, U.S., September 15, 2020. REUTERS/Mike Blake


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I masih kesulitan keluar dari zona merah. Sampai akhir sesi I, IHSG tercatat melemah 41,32 poin atau turun 0,92% menjadi 4.454,73.

Aksi penjualan saham blue chip menjadi salah satu penyebab turunnya indeks sesi I. Tiga saham blue chip yang banyak dijual itu adalah;

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Saham BBRI turun 2,87% menjadi Rp 8.450 di sesi I dan menyumbang penurunan indeks sebesar 6,64 poin. Tiga Sekuritas yang banyak menjual saham BBRI adalah; JP Morgan Securities Indonesia senilai Rp 31,96 miliar, Morgan Stanley Indonesia senilai Rp 22,46 miliar dan Deutsche Securities Indonesia senilai Rp 16,65 miliar.

PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII turun 1,84% menjadi Rp 6.675 di sesi I dan menyumbang penurunan indeks sebesar 5,50 poin. Tiga sekuritas yang banyak menjual saham ASII adalah; Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 30,13 miliar, Deutsche Securities Indonesia senilai Rp 19,9 miliar dan Kim Eng Securities senilai Rp 14,76 miliar.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR turun 2,19% menjadi Rp 27.950 di sesi I dan menyumbang penurunan indeks sebesar 5,19 poin. Tiga sekuritas yang banyak menjual saham UNVR adalah; JP Morgan Securities Indonesia senilai Rp 4,29 miliar, PT Merrill Lynch Indonesia senilai 3,81 miliar dan Nomura Indonesia senilai Rp 2,55 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×