kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini strategi Hanson International (MYRX) kembalikan dana kreditur


Rabu, 15 Januari 2020 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro


Reporter: Kenia Intan | Editor: Anna Suci Perwitasari

Lebih lanjut, salah satu klausul perjanjian utang antara kreditur dengan perusahaan diatur mengenai opsi pembelian properti berupa kavling. 

Terkait pinjaman individual yang telah jatuh tempo, Rony mengakui pihaknya memang telah gagal bayar, karena itu MYRX tengah mencari solusi untuk menyelesaikannya.

Baca Juga: Tetapkan lima tersangka kasus Jiwasraya, ini penjelasan Kejagung

Selain asset settlement, perusahaan juga akan melakukan restrukturisasi utang, dan berencana menjual sebagian aset atau saham di level anak perusahaan. 

Selain pinjaman individual, MYRX juga memiliki utang kepada PT Bank Victoria International Tbk, PT Bank MNC Internasional Tbk, PT Bank Mayapada Internasional Tbk, PT Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, serta ke beberapa individu. Sementara utang MTN berada pada level entitas anak usahanya. 

Adapun saat ini MYRX memang tidak sanggup untuk membayar keseluruhan pinjaman individu, akan tetapi perusahaan mengaku tetap dapat menjalankan kegiatan usahanya. "Karena masing-masing proyek mempunyai kas sendiri," imbuh Rony.

Baca Juga: Kejagung tetapkan lima tersangka kasus Jiwasraya, begini tanggapan Erick Thohir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×