kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini Sebab Yield SUN Tidak Sejalan Dengan Yield US Treasury


Selasa, 09 Juli 2024 / 20:14 WIB
Ini Sebab Yield SUN Tidak Sejalan Dengan Yield US Treasury
ILUSTRASI. Yield SUN acuan 10 tahun masih dalam tren naik, di tengah melandainya yield US Treasury acuan tenor 10 tahun.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yield SUN acuan 10 tahun masih dalam tren naik, di tengah melandainya yield US Treasury acuan tenor 10 tahun.

Berdasarkan data Trading Economics, yield US Treasury 10 tahun berada di level 4,3%. Dalam sepekan terakhir bergerak turun 0,14% dan sebulan terakhir turun 0,17%. Sementara yield SUN dalam sepekan naik 0,04% dan sebulan terakhir naik 0,17% ke 7,15%.

Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana mengatakan bahwa hal tersebut lebih pada timing. Yield SUN sebetulnya alami penurunan terlebih dahulu dua pekan sebelumnya.

Hal itu menyusul data ABPN bulan Mei yang menunjukkan defisit yang kecil. Hal itu menurunkan kekhawatiran pasar usai Morgan Stanley menurunkan rating dan Fitch yang menyebut ada kekhawatiran fiskal Indonesia.

Baca Juga: Risiko Dalam Negeri Menghambat Penurunan Yield SUN Acuan

Sementara, Treasury baru turun belakangan menyusul data tenaga kerja yang kurang baik. "Dalam situasi normal, sebetulnya cost of fund secara global saling mempengaruhi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (9/7).

Untuk arah di semester II ini, Fikri melihat yield SUN berpotensi kembali ke bawah 7%. Namun, dengan catatan bahwa Fed Rate dan BI Rate turun, serta tingkat inflasi di level yang diharapkan.

"Diperkirakan akhir tahun di 6,7%," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×