kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini dia tiga saham rekomendasi analis hari ini


Senin, 05 November 2012 / 05:28 WIB
ILUSTRASI. Warga dengan memakai masker melakukan transaksi jual beli di Pasar Cibinong, Bogor, Rabu (11/8).


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Berikut adalah sejumlah saham yang dapat dilirik untuk transaksi perdagangan hari ini:

- PT Wijaya Karya (WIKA)

Maraknya proyek infrastruktur melejitkan saham WIKA 120% sejak awal tahun. WIKA telah membuat purwarupa beton precast untuk proyek MRT. Namun, proyek MRT masih dikaji lagi biayanya oleh Pemprov DKI yang dinilai terlalu mahal. Hal ini bisa menghambat penguatan harga.

Rekomendasi: Tahan
Target harga: Rp 1.400
Analis : Anthony Yunus, Kim Eng Securities

- PT Bank Jabar Banten (BJBR)

Kredit BJBR tahun ini diprediksi oleh analis tumbuh 24,6% ditopang segmen mikro. Analis memperkirakan hingga 2014 porsi kredit mikro naik menjadi 22% terhadap total kredit. Pendapatan bunga bersih tahun ini diperkirakan menjadi Rp 3,8 triliun dan tahun 2013 jadi Rp 4,7 triliun.

Rekomendasi: Beli
Target harga: Rp 1.780
Analis : Isfhan Helmy, Sucorinvest Central Gani

- PT Nippon Indosari Corp (ROTI)

Penjualan ROTI di kuartal III-2012 melambat akibat konsumsi roti yang rendah selama bulan Ramadhan. Tapi secara tahunan naik 47,6%. Analis memperkirakan penjualan tahun ini naik 38% menjadi Rp 1,1 triliun dan laba bersih tumbuh 21% menjadi Rp 140 miliar.

Rekomendasi: Tahan
Target harga: Rp 5.800
Analis : Stifanus Sulistyo, Bahana Securities

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×