kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45670,77   -28,01   -4.01%
  • EMAS926.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ini dia dua pemegang saham baru Nusantara Properti (NATO)


Selasa, 14 Januari 2020 / 10:22 WIB
Ini dia dua pemegang saham baru Nusantara Properti (NATO)
ILUSTRASI. Hotel Takabonerate Resort di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, milik PT Nusantara Properti International Tbk. Pemegang saham terbesar Nusantara Properti (NATO) menjual separuh lebih kepemilikan ke dua investor.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terjadi transaksi besar pada saham PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) pada Kamis (9/1) lalu. Transaksi ini melibatkan 1,19 miliar saham NATO di harga Rp 825 per saham, jauh di bawah harga penutupan perdagangan NATO hari itu pada Rp 1.105 per saham. 

Nilai transaksi mencapai Rp 985,87 miliar. Volume transaksi ini setara dengan 14,93% dari total modal ditempatkan dan disetor NATO sebanyak 8 miliar saham.

Baca Juga: Investor asing beli Rp 985 miliar saham Nusantara Properti (NATO)

Berdasarkan laporan kepemilikan saham NATO, Senin (13/1) dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, ada dua pemegang saham baru dari hasil transaksi ini. Pertama adalah NBS Clients yang beralamat di Swiss. NBS Clients ini memiliki 625 juta saham atau 7,81% saham NATO.

Pemegang saham kedua adalah Glenwood Corporation dengan alamat Portcullis TrustNet Chambers. Perusahaan ini memiliki 570 juta saham atau setara 7,12% saham NATO.

Sementara pemegang saham terbesar NATO, PT Sukses Makmur Jayapratama hanya tinggal menggenggam 1,10 miliar saham NATO atau setara 13,81%, turun dari sebelumnya 2,30 miliar atau setara 28,75% saham.

Baca Juga: Ini prospek saham yang dimiliki Jiwasraya

Pada sembilan bulan pertama tahun 2019, perusahaan yang mencatatkan saham di BEI pada 18 Januari 2019 ini mengantongi pendapatan Rp 16,25 miliar, turun 9,97% ketimbang periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 18,05 miliar. Perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan, jasa, perdagangan, dan investasi ini mencatat laba bersih Rp 4,84 miliar, naik 10,25% secara tahunan. 




TERBARU

Close [X]
×