kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini big cap penyumbang poin terbesar IHSG sesi I


Kamis, 11 April 2013 / 12:00 WIB
ILUSTRASI. Berdasarkan urutan golongan darah, ternyata kita bisa mengetahui potensi umur seseorang.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin memantapkan posisinya di zona hijau pada transaksi sesi I, hari ini (11/4). Pada pukul 12.00, indeks tercatat bertambah 33,54 poin menjadi 4.911.02.

Lonjakan harga saham-saham big cap berpengaruh banyak terhadap gerak IHSG. Beberapa di antaranya yakni:

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Saham BBCA menyumbang 5,4 poin terhadap IHSG sesi I dengan kenaikan 1,9% menjadi Rp 10.750. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini yaitu Macquarie Capital senilai Rp 18,447 miliar, UBS Securities senilai Rp 18,466 miliar, dan BNP Paribas Securities senilai Rp 8,354 miliar.

- PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII menyumbang 4,5 poin terhadap IHSG sesi I dengan kenaikan 1,3% menjadi Rp 7.650. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini yaitu UBS Securities senilai Rp 21,307 miliar, BNI Securities senilai Rp 6,711 miliar, dan BNP Paribas Securities senilai Rp 2,956 miliar.

- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM menyumbang 3,3 poin terhadap IHSG sesi I dengan kenaikan 1,4% menjadi Rp 10.900. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini yaitu UBS Securities senilai Rp 49,179 miliar, CIMB Securities senilai Rp 33,401 miliar, dan Citigroup Securities senilai Rp 14,069 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×