kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Ini alasan Wijaya Karya (WIKA) absen bagi dividen


Jumat, 28 Mei 2021 / 11:28 WIB
Ini alasan Wijaya Karya (WIKA) absen bagi dividen
ILUSTRASI. Wijaya Karya (WIKA) membukukan laba bersih sebesar Rp 185,77 miliar di 2020 merosot 91,87% secara tahunan.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) membukukan laba bersih sebesar Rp 185,77 miliar di 2020 merosot 91,87% secara tahunan. Seluruh laba bersih tersebut akan dialokasikan sebagai dana cadangan. 

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya mengatakan, WIKA memutuskan untuk tidak membagi dividen lantaran kondisi industri konstruksi yang tertekan cukup signifikan di 2020. Sehingga dana tersebut masih dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja. 

"Kami masih membutuhkan cadangan dana untuk peningkatan kinerja WIKA di tahun 2021 sehingga diusulkan sebagaimana yang diputuskan dalam RUPS tersebut," kata Mahendra kepada Kontan.co.id, Jumat (28/5). 

Baca Juga: Laba bersih untuk cadangan, Wijaya Karya (WIKA) sepakat tak bagi dividen

Berdasarkan data WIKA, emiten pelat merah ini tidak pernah absen membagikan dividen sejak tahun buku 2007. Nilai dividen yang dibagikan pun terus meningkat. Di mana nilai terendah dibagikan pada buku 2007 sebesar Rp 5,97 per saham, dan tertinggi pada buku 2019 yang sebesar Rp 50,99 per saham. 

Laba bersih Wijaya Karya tahun lalu merosot 91,87% menjadi hanya Rp 185,77 miliar dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,28 triliun. Sementara pendapatan WIKA merosot 29,21% menjadi Rp 16,54 triliun dari sebelumnya Rp 27,12 triliun.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) masih ikut tender di luar negeri, nilainya hampir Rp 6 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×