kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.907   25,00   0,14%
  • IDX 6.289   -84,45   -1,32%
  • KOMPAS100 822   -14,08   -1,69%
  • LQ45 625   -9,23   -1,46%
  • ISSI 217   -2,83   -1,28%
  • IDX30 349   -5,07   -1,43%
  • IDXHIDIV20 425   -4,25   -0,99%
  • IDX80 94   -1,56   -1,63%
  • IDXV30 117   -1,01   -0,85%
  • IDXQ30 111   -1,31   -1,17%

Ini alasan BEI kenapa 3 saham ini masuk UMA


Jumat, 04 April 2014 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Promo Superindo Terbaru Periode 11-13 November 2022


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Harga saham PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI), PT Rimo Catur Lestari Tbk (RIMO), dan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) bergerak liar setelah merilis kinerja 2013.

Tak ayal, Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi pergerakan saham yang masuk lebel unusal market activity (UMA) ini.

Kinerja ketiga emiten itu memang membaik. Namun, dampak terhadap harga sahamnya bervariasi. MKPI dan RIMO masuk UMA karena ada peningkatan harga dan aktivitas saham. Sementara, AIMS akibat merosotnya harga saham secara signifikan.

MKPI misalnya, kendati tipis, laba bersih penguasa properti di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan ini naik dari Rp 363,05 miliar menjadi Rp 365,56 miliar.

Pendapatan dan penjualan bersih perusahaan besutan Siti Hartati Murdaya tersebut juga meningkat dari Rp 888,5 miliar menjadi Rp 999,23 miliar.

Kemudian RIMO. Perusahaan ritel ini sejatinya masih mencatatkan kerugian, namun jumlahnya menyusut. Jika pada 2012 total rugi tahun berjalan perseroan mencapai Rp 11,78 miliar, tahun lalu tersisa Rp 5,67 miliar.

Terakhir, perusahaan perdagangan batubara, AIMS. Laba bersih perseroan melonjak hingga dua kali lipat yaitu dari Rp 520,07 juta menjadi Rp 1,83 miliar. Namun, memang melonjaknya laba bukan akibat kenaikan pendapatan, melainkan untung selisih kurs.

Dari segi pendapatan, nilainya menyusut dari Rp 253,33 miliar menjadi Rp 102,75 miliar. Adapun, laba akibat selisih kurs tercatat mencapai Rp 2,64 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×