kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi menyetir IHSG


Senin, 03 April 2017 / 08:00 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,44% pada Jumat (31/3) ke level 5.568,11. Pekan ini, indeks akan menghadapi sejumlah sentimen penggerak.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Securities, menyatakan, pekan ini investor akan melihat rilis data inflasi global maupun domestik. Dia memperkirakan, inflasi Indonesia akan meningkat menyentuh 4,1% yoy, lebih tinggi dari Februari 2017 sebesar 3,83% yoy.

"Tren kenaikan inflasi ini tentu akan memperkecil peluang penurunan BI 7-day reverse repo rate yang saat ini sebesar 4,75%," terang Bima. Dia memperkirakan, IHSG berpeluang koreksi dengan kisaran pergerakan 5.492-5.593 pada hari ini.

Reza Priyambada, Analis Binaartha Parama Sekuritas, memprediksi, IHSG pekan ini bergerak di rentang support 5.550 dan resistance 5.627. "Pekan ini, akan ada berbagai sentimen, terutama dari global dan lokal," terang Reza.

Menurut Reza, IHSG akan mempertahankan kenaikan. Namun akan ada persiapan untuk menghadapi kondisi yang buruk, seperti progres kebijakan Donald Trump setelah gagalnya penerimaan proposal kesehatan oleh anggota kongres. Beberapa saham pilihan Reza di antaranya AISA, INAF, INCO, BNGA dan BJTM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×