kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.982   69,00   0,39%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Senin, IHSG menanti data inflasi BPS


Minggu, 02 April 2017 / 22:20 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,44% pada Jumat (31/3) ke level 5.568,1. Pergerakan IHSG di pekan kemarin menguat tipis 0,02% atau masih lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang naik 0,48%. 

Laju IHSG kembali berhasil melampaui high level sebelumnya di 5581,18 dengan berada di 5606,02 namun, mulai berkurang penguatannya seiring mulai adanya aksi jual maupun ambil untung.

Pekan ini, indeks akan kembali menghadapi sejumlah sentimen. Positifnya laporan keuangan emiten serta cukup suksesnya program tax amnesty menjadi momentum bagi investor untuk merealisasikan keutungan mengingat penguatan sebelumnya sudah cukup signifikan.

Robertus Yanuar Hardi, Analis Reliance Securities memprediksi, IHSG bergerak mix cenderung turun untuk menguji level support terdekatnya pada 5.450.

Namun, apabila bisa bertahan di atas 5.500, maka peluang untuk melanjutkan penguatan akan tetap terjaga guna mengincar resistensi selanjutnya pada 5.600-5.700.

Dia masih melihat adanya sentimen positif seperti keuangan emiten pada 2016, dan cukup baiknya pencapaian program tax amanesty yang belum lama berakhir. "Apabila inflasi Maret masih sesuai estimasi dan terkendali di bawah bulan sebelumnya. maka hal ini juga dapat menambah sentimen positif bagi pergerakan pasar," katanya dalam riset yang diterima KONTAN.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi bulanan dan tahunan, besok (3/4).

Sementara itu, Bima Setiaji, Analis NH Korindo Sekuritas menyatakan pekan ini, investor akan melihat rilis data inflasi global maupun domestik. Dia memperkirakan data inflasi Indonesia akan meningkat menyentuh 4,1%, lebih tinggi dari Februari 2017 sebesar 3.83%. 

"Tren kenaikan inflasi ini tentu akan memperkecil peluang penurunan BI Repo Rate yang saat ini sebesar 4,75%," terang kepada KONTAN, Minggu (2/4).

Reza Priyambada Analis Binaartha Parama Sekuritas mengatakan,  IHSG akan mempertahankan kenaikannya, namun akan ada persiapan untuk menghadapi kondisi yang buruk. Antara lain, seperti seperti progres kebijakan Donald Trump setelah gagalnya penerimaan proposal kesehatan oleh anggota kongres. Beberapa saham pilihan menurut Reza, diantaranya seperti AISA, INAF, INCO, BNGA, dan BJTM.

Reza memprediksi IHSG pada pekan ini bergerak direntang level support pada 5.550 - 5.570 dan resistance pada 5.615 - 5.627. "Pada pekan ini, akan ada berbagai sentimen terutama dari ekonomi global dan lokal," terang Reza dalam riset yang diterima KONTAN, Minggu (2/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×