kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.895   25,00   0,14%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

INDY raih pinjaman US$ 200 juta dari 3 bank asing


Kamis, 24 Mei 2012 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. BUMN ini buka lowongan kerja terbaru Mei 2021, kesempatan bagi yang sedang cari kerja.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) mengantongi pinjaman senilai total US$ 200 juta dari tiga bank asing. Manajemen INDY dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (23/5) menyebutkan, perseroan sudah meneken meneken perjanjian kredit dengan ketiga bank itu pada 21 Mei 2012.

Adapun rinciannya, pinjaman pertama sebesar US$ 50 juta diperoleh dari Citibank N.A cabang Jakarta, yang terdiri dari dua tranche. Tranche A senilai US$ 28 juta dengan tingkat bunga 3,5% per annum di atas LIBOR. Lalu, tranche B sejumlah US$ 22 juta, dengan bunga 3% di atas LIBOR. Tranche A berjangka waktu 18 bulan, sementara tranche B bertempo setahun.

Kemudian, produsen batubara ini juga mengantongi utang senilai US$ 75 juta dari UBS AG cabang Singapura. Pinjaman bertenor 18 bulan ini diberikan dengan tingkat bunga margin 3,35%.

Pinjaman ketiga didapat dari Standard Chartered Bank cabang Jakarta sejumlah US$ 75 juta. Utang berjangka waktu 18 bulan ini, dengan tingkat bunga 3,5% per annum plus LIBOR.

Hingga perdagangan pukul 14.08 di Jakarta, saham INDY reli 1,55% ke posisi Rp 1.960 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×