kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

INDY raih pinjaman US$ 200 juta dari 3 bank asing


Kamis, 24 Mei 2012 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. BUMN ini buka lowongan kerja terbaru Mei 2021, kesempatan bagi yang sedang cari kerja.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) mengantongi pinjaman senilai total US$ 200 juta dari tiga bank asing. Manajemen INDY dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (23/5) menyebutkan, perseroan sudah meneken meneken perjanjian kredit dengan ketiga bank itu pada 21 Mei 2012.

Adapun rinciannya, pinjaman pertama sebesar US$ 50 juta diperoleh dari Citibank N.A cabang Jakarta, yang terdiri dari dua tranche. Tranche A senilai US$ 28 juta dengan tingkat bunga 3,5% per annum di atas LIBOR. Lalu, tranche B sejumlah US$ 22 juta, dengan bunga 3% di atas LIBOR. Tranche A berjangka waktu 18 bulan, sementara tranche B bertempo setahun.

Kemudian, produsen batubara ini juga mengantongi utang senilai US$ 75 juta dari UBS AG cabang Singapura. Pinjaman bertenor 18 bulan ini diberikan dengan tingkat bunga margin 3,35%.

Pinjaman ketiga didapat dari Standard Chartered Bank cabang Jakarta sejumlah US$ 75 juta. Utang berjangka waktu 18 bulan ini, dengan tingkat bunga 3,5% per annum plus LIBOR.

Hingga perdagangan pukul 14.08 di Jakarta, saham INDY reli 1,55% ke posisi Rp 1.960 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×