kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) terdepak dari 10 emiten berkapitalisasi terbesar


Minggu, 29 Desember 2019 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) terdepak dari 10 emiten berkapitalisasi terbesar di BEI.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, emiten rokok juga tengah tertekan sentimen negatif kenaikan cukai yang berlaku tahun depan. Pasalnya, kapitalisasi pasar PT H M Sampoerna Tbk (HMSP) juga ikut tergerus.

"Dan beriringan salah satu sentiman tadi TPIA yang akan membangun pabrik untuk anak usahanya," jelas dia.

Baca Juga: Raup pendapatan US$ 1,77 miliar, laba Barito Pacific (BRPT) turun 78% di kuartal III

Beberapa waktu lalu, TPIA telah meresmikan pengoperasian pabrik baru polyethylene senilai US$ 380 juta atau setara Rp 5,3 triliun. Selain itu, TPIA juga dikabarkan berencana membangun kompleks pabrik baru dengan nilai investasi US$ 5 miliar atau sekitar Rp 70 triliun.

Dengan kondisi yang demikian, dari 10 besar emiten yang memiliki nilai kapitalisasi terbesar tersebut, Sukarno menyarankan untuk mengoleksi saham yang cenderung murah. Meski sejatinya, ada saham yang tergolong mahal yaitu BBCA layak untuk dikoleksi.

Baca Juga: Barito Siapkan Capex US$ 536 Juta

"Untuk yang lainnya mungkin bisa menunggu harga murah kembali atau bisa gunakan momentum teknikal untuk buyback," ujar Sukarno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×