kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.695   109,00   0,62%
  • IDX 6.445   -278,49   -4,14%
  • KOMPAS100 855   -38,45   -4,30%
  • LQ45 636   -21,55   -3,28%
  • ISSI 233   -10,08   -4,15%
  • IDX30 361   -10,30   -2,78%
  • IDXHIDIV20 446   -9,47   -2,08%
  • IDX80 98   -3,93   -3,86%
  • IDXV30 127   -3,02   -2,33%
  • IDXQ30 116   -2,78   -2,33%

Indo Premier Sekuritas tangani tiga IPO di semester I-2018


Jumat, 02 Maret 2018 / 18:47 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi IPOT FUND di Stan Indo Premier Securities


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga perusahaan sudah menunjuk Indo Premier Sekuritas untuk membantu melaksanakan penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO). Ketiga perusahaan itu bakal melaksanakan hajatan IPO pada tahun ini.

Associate Director Investment Banking Indo Premier Sekuritas Eban S. Banowo mengungkapkan, pihaknya telah ditunjuk oleh tiga perusahaan untuk melaksanakan IPO pada semester pertama ini.

"Dua diantaranya ialah PT Artajasa Pembayaran Elektronis Tbk dan PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/3). Dua perusahaan ini telah melaksanakan public expose dan akan segera mencatat sahamnya di papan bursa dalam waktu dekat.

Indo Premier Sekuritas juga ikut membantu proses IPO satu perusahaan sektor perbankan. Menurut Eban, perusahaan ini akan menggunakan laporan keuangan Desember 2017. Dengan begitu, perusahaan ini akan tercatat di papan bursa pada semester pertama tahun ini.

Tahun ini, ada dua anak usaha emiten bank yang berencana melaksanakan IPO. Mereka adalah anak usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (BTPN) yaitu BTPN Syariah, dan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), BRI Syariah.

Di sisi lain, Indo Premier Sekuritas juga akan menjadi penjamin emisi bagi beberapa penerbitan obligasi. Tahun ini, Eban memperkirakan jumlah total penerbitan emisi bersifat utang bisa mencapai Rp 160 triliun. "Jumlah ini naik dari total issue kami tahun lalu sebesar Rp 150 triliun," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×