kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Indikator teknikal masih mengeluarkan sinyal koreksi pada harga minyak


Minggu, 11 Maret 2018 / 13:46 WIB
ILUSTRASI. FOOD CRISIS FAMINE ETHANOL


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan harga minyak mentah dunia yang terjadi pada akhir pekan ini diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Sejumlah indikator teknikal telah memberi sinyal terjadinya koreksi. Analis melihat pada Senin (12/3) harga berpeluang mengalami koreksi.

“Untuk jangka pendek kemungkinan ada pelemahan, tapi jangka menengah dan jangka panjang masih mungkin menguat,” terang Deddy Yusuf Siregar, Analis PT Asia Tradepoint Futures kepada Kontan.

Menurutnya, sekarang ini harga telah berada di bawah garis moving average (MA) 50 yang mengindikasikan pelemahan. Akan tetapi, untuk jangka menengah dan jangka panjang, harganya masih mungkin menguat karena telah berada di atas garis MA 100 dan MA 200. Indikator moving average convergence divergence (MACD) di area negatif. Kemudian indikator stochastic di level 18 dan indikator relative strength index (RSI) di level 41.

Untuk Senin (12/3), ia menebak harga minyak WTI akan berada pada kisaran US$ 59,90 – US$ 62,60 per barel dan sepekan berikutnya bergerak di area US$ 61,60 – US$ 63,50 per barel. Sedangkan di lain pihak, Nanang Wahyudi, Analis PT Finnex Berjangka memperkirakan pada Senin (12/3) harga akan bertengger di kisaran US$ 59,30 – US$ 60,50 per barel dan sepekan berikutnya US$ 50 – US$ 60 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×