kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Indeks transportasi dan logistik naik 10,84% Ytd, seperti apa prospek ke depannya?


Selasa, 11 Mei 2021 / 06:30 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

Reza melihat, ke depannya sektor logistik dan transportasi ini masih memiliki potensi penguatan. Namun hal tersebut tergantung dari bagaimana persepsi dari pelaku pasar terhadap potensi kinerja emiten transportasi dan logistik.

Selain itu, prospek saham-saham sektor ini juga tergantung dari realisasi atas kinerja emiten yang nantinya akan diwujudkan pada realisasi kinerja operasional dan keuangannya. Nah, apabila hal-hal tersebut tidak terealisasi maka harga sahamnya bisa menurun.

Guna memaksimalkan kinerja, Reza mengatakan emiten-emiten ini bisa melakukan beberapa upaya salah satunya menambah layanan, sebagai contoh emiten NELY terkait dengan layanan sewa kapal tongkang atau kontainernya dan TRJA terkait dengan penyewaan kendaraan operasional di pertambangan.

Baca Juga: IHSG diramal menguat, simak rekomendasi 6 saham ini untuk Selasa (11/5)

Sementara itu, beberapa saham dari indeks ini juga ada yang mengalami penurunan harga seperti SAPX, KJEN, TRUK, DEAL, GIAA, dan PURA. Reza menyatakan, saham-saham ini turun harga karena sebelumnya sudah mengalami kenaikan.

“Bisa jadi, kemungkinan pergerakan sebelumnya yang naik signifikan tanpa sebab karena spekulasi dan kemudian bergerak turun. Misalkan, SAPX yang jelang akhir 2020 mengalami kenaikan namun, tidak didukung oleh volume sehingga pergerakan di 2021 awal cenderung turun,” papar Reza.

Dari jajaran saham emiten logistik dan transportasi, Reza cenderung menyukai saham SMDR, NELY, PURA, dan ASSA lantaran jika dilihat dari likuiditas saham dan juga kinerja fundamentalnya masih positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×