kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.883   28,00   0,16%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Indeks sektor tambang kembali naik, apa kata dua analis ini?


Rabu, 18 Desember 2019 / 22:42 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

Akan tetapi, Analis Henan Putihrai Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai, kenaikan indeks saham ini hanya bersifat sementara.

Pasalnya, volatilitas sektor tambang masih agak tinggi mengingat naik turunnya yang sangat dipengaruhi oleh pemberitaan atau bersifat news driven. Sebut saja perkembangan kabar negosiasi perang dagang AS-China.

Ia menilai, prospek saham ini untuk tumbuh positif ke depannya juga masih minim. Alasannya,  perang dagang AS-China masih terus bergulir. "Tahap 1 perang dagang belum cukup solid untuk mendongkrang harga komoditas ke depannya," kata dia.

Baca Juga: Saham perbankan topang penguatan IHSG pada perdagangan hari ini

Oleh karena itu, ia menyarankan investor untuk berinvestasi jangka pendek saja pada saham-saham tambang ini. Chris merekomendasikan investor untuk buy saham PTBA dan UNTR, sebab valuasinya masih tergolong murah. Price to earning ratio (PER) PTBA 7,44x dan UNTR 7,06x.

Ia memasang target harga UNTR bisa mencapai Rp 28.000 per saham dan PTBA Rp 2.900. "Perusahaan-perusahaan tersebut masih mencetak laba yang meningkat sehingga masih layak untuk diakumulasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×