kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indeks MSCI longsor dipimpin oleh saham teknologi


Kamis, 26 Maret 2015 / 12:07 WIB
ILUSTRASI. Tersangka kasus dugaan korupsi di Kementan, Syahrul Yasin Limpo berjalan menuju ruangan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/10/2023). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

HONG KONG. MSCI Emerging Markets Index longsor. Indeks MSCI Emerging Markets turun 0,6% menjadi 970,44 pada pukul 12:26 p.m waktu Hong Kong.

Penurunan indeks terjadi terutama didorong oleh saham-saham perusahaan teknologi dan penguatan harga minyak mentah. Saham-saham yang mempengaruhi bursa antara lain, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co dan AAC Technologies Holdings Inc yang jatuh lebih dari 3%.

Sementara itu saham PetroChina Co terlihat menguat setelah harga minyak mentah naik 3,8% dalam perdagangan di New York. Kenaikan harga minyak terjadi setelah Arab Saudi dan sekutunya mulai membom pemberontak di Yaman sehingga menyulut eskalasi permusuhan dengan Iran.

Sembilan dan 10 group industri yang membentuk bursa Emerging Market berada di zona merah, dipimpin oleh penurunan sektor teknologi sebesar 2%. Saham TSMC turun 3,3% di Taipei, termasuk saham AAC Technologies yang turun 5,3% di Hong Kong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×