Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar diperdagangkan di sekitar level 101 pada hari Selasa (23/6), berfluktuasi di dekat level tertingginya sejak Mei 2025. Investor menilai tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdamaian AS-Iran sambil terus mengukur prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.
Seperti dikutip Tradingeconomics, (23/6), dalam perkembangan penting, Washington memberi Teheran izin 60 hari untuk menjual minyak di pasar internasional, sehingga meningkatkan ekspektasi pemulihan pasokan global yang lebih cepat.
Baca Juga: Menanti Keputusan MSCI, Rupiah Melemah ke Rp 17.843 per Dolar AS
Sementara itu, pasar tetap bersiap untuk kenaikan suku bunga Fed menyusul sikap hawkish bank sentral pekan lalu dan revisi ke atas terhadap proyeksi inflasinya.
Baik Deutsche Bank maupun BofA Global Research telah memperbarui perkiraan mereka untuk memasukkan kenaikan suku bunga pada bulan September.
Investor sekarang fokus pada laporan personal consumption expenditure (PCE) minggu ini, yang berisi ukuran inflasi pilihan Fed dan dapat memberi petunjuk baru tentang tekanan harga yang mendasarinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














