kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Imbal hasil SUN berpotensi naik ke kisaran 7,73%-7,80%


Kamis, 19 Juli 2018 / 09:26 WIB
ILUSTRASI. bursa saham; ihsg; bursa efek indonesia


Reporter: Dimas Andi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan bergerak naik pada perdagangan Kamis (19/7). Hal ini didorong oleh pelemahan rupiah dan kenaikan imbal hasil US Treasury.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, I Made Adi Saputra mengatakan, imbal hasil US Treasury jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (30 tahun) kemarin malam sama-sama mengalami kenaikan sebesar 1 basis poin (bps) ke level 2,88% dan 2,99%.

"Kenaikan tersebut masih didorong oleh pernyataan hawkish Powell di hadapan Senat AS yang meningkatkan ekspektasi investor bahwa The Fed tetap akan menaikan suku bunga empat kali di tahun ini," ujarnya dalam riset hari ini.

Pergerakan harga minyak dan gas alam dunia juga mendorong kenaikan imbal hasil US Tresury. Harga minyak West Texas Intermediate dan gas alam masing-masing bergerak naik. Harga minyak naik 0,37 (US$ 68,91 per barel) sementara harga gas alam naik 0,22% (US$ 2,72 per MMBtu). Kenaikan tersebut disebabkan permintaan minyak yang menguat di AS seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Dari situ, Mikail memprediksi imbal hasil SUN berpeluang naik pada perdagangan hari ini. Dia memproyeksikan, imbal hasil SUN akan bergerak di kisaran 7,73%-7,80%.

Adapun seri obligasi negara yang ia rekomendasikan pada hari ini antara lain FR0063, FR0053, FR0071, R0067, dan FR0065.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×