kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

IHSG Turun 0,21% ke 6.135 Sesi I Selasa (29/9), Saham Top Losers: GOTO, AADI, ADRO


Selasa, 29 September 2026 / 12:20 WIB
IHSG Turun 0,21% ke 6.135 Sesi I Selasa (29/9), Saham Top Losers: GOTO, AADI, ADRO
ILUSTRASI. Papan digital penunjuk pergerakan harga saham di BEI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKRTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan dalam empat hari perdagangan berturut-turut pada Selasa (29/9/2026).

Mengutip data RTI, IHSG pada sesi pertama terkoreksi 0,21% atau 12,861 poin ke level 6.134,998. Sebanyak 426 saham tercatat turun, 242 saham naik, sedangkan 120 saham lainnya stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 24,26 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 8,1 triliun.

Tekanan IHSG terutama datang dari delapan indeks sektoral yang bergerak di zona merah. IDX-Techno menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 2,94%, diikuti IDX-Cyclic yang turun 1,32% dan IDX-Property yang melemah 1,02%.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp 18.019 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (29/9), Asia Mixed

Di jajaran saham LQ45, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi salah satu pemberat utama setelah harganya anjlok 13,95% menjadi Rp 37 per saham.

GOTO diikuti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang turun 3,23% ke Rp 11.250 dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang terkoreksi 3% ke Rp 2.510.

Di sisi lain, sejumlah saham masih mampu menguat. PT Indosat Tbk (ISAT) memimpin kenaikan saham LQ45 dengan penguatan 4,91% menjadi Rp 2.350. Selanjutnya, PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 3,03% ke Rp 2.380 dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menguat 2,63% ke Rp 585.

Baca Juga: PTPP Berpotensi Tunda Pembayaran Bunga 6 Obligasi, Nilainya Rp 44,68 Miliar

 

Tekanan terhadap pasar saham domestik sejalan dengan pelemahan mayoritas bursa Asia. Investor global tengah menghadapi kombinasi kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah yang memicu kekhawatiran suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama.

Melansir Reuters, yield US Treasury tenor 10 tahun menembus 5,27%, level tertinggi dalam 19 tahun. Sepanjang September, yield tersebut telah meningkat hampir 50 basis poin seiring aksi jual di pasar obligasi Amerika Serikat.

Sementara itu, yield US Treasury tenor dua tahun yang lebih sensitif terhadap ekspektasi kebijakan moneter telah naik lebih dari 57 basis poin sepanjang September dan mendekati level 5%.

Kenaikan yield obligasi AS menjadi perhatian pasar saham karena menjadi acuan imbal hasil berbagai aset berisiko.

Suku bunga yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan biaya pembiayaan bagi perusahaan dan rumah tangga serta menambah tekanan terhadap anggaran pemerintah.

Baca Juga: EPAC Siapkan Rights Issue dan Buyback Saham, Cek Profil Emiten dan Kinerja Terbaru

Pasar kini memperhitungkan kemungkinan pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS yang masih kuat mendorong Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga hingga tiga kali sampai pertengahan 2027.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati fase adaptasi terhadap kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menurunkan batas harga minimum saham menjadi Rp 1.

Mengacu pada Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) BRI Danareksa Sekuritas, perubahan tersebut berpotensi meningkatkan volatilitas, terutama pada saham berharga rendah. Hal ini seiring dengan penyesuaian rentang harga dan mekanisme auto rejection.

Perubahan tersebut menjadi sentimen tambahan yang perlu diperhatikan pelaku pasar di tengah tekanan eksternal dari kenaikan yield obligasi AS, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian geopolitik yang turut menjaga harga energi tetap tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×