kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.040   40,00   0,22%
  • IDX 5.756   -184,81   -3,11%
  • KOMPAS100 759   -26,85   -3,42%
  • LQ45 573   -15,86   -2,69%
  • ISSI 199   -6,72   -3,26%
  • IDX30 326   -8,30   -2,49%
  • IDXHIDIV20 404   -7,92   -1,92%
  • IDX80 86   -2,82   -3,18%
  • IDXV30 110   -3,07   -2,71%
  • IDXQ30 105   -2,46   -2,28%

IHSG tertekan sengketa pilpres dan konflik Ukraina


Kamis, 07 Agustus 2014 / 05:53 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah menargetkan bisa memberikan subsidi kendaraan listrik yang rencananya akan diberlakukan pada Maret 2023. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi cukup tajam, yakni 0,99% menuju 5.058,23. Dalam sehari, pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 1,21 triliun.

Andre Setiawan, analis Minna Padi Investama mengatakan, pelemahan IHSG mengekor indeks Dow Jones yang sehari sebelumnya minus. "Sementara sentimen dari dalam negeri seperti trade balance juga tidak terlalu bagus," ujarnya.

Gugatan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden turut menambah sentimen negatif. Namun, kata Andre, pasar sudah mengantisipasi adanya kekisruhan pilpres ini.

Lanjar Nafi Taulat, analis Reliance Securities menilai, pelemahan IHSG dipicu aksi jual investor asing yang mencemaskan situasi Ukraina. "Investor khawatir setelah ada laporan tentara Rusia menuju perbatasan Ukraina," ungkap dia. Konflik Ukraina juga memanaskan harga minyak.

IHSG selanjutnya akan lebih banyak dipengaruhi sentimen luar, seperti rilis data suku bunga dan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa dan neraca perdagangan Jerman. Lanjar menebak IHSG hari ini (7/8) melemah di 5.000-5.075. Andre menduga IHSG turun di rentang 5.000-5.165.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×