kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG tertekan dalam, sebaiknya trading atau investasi?


Kamis, 28 November 2019 / 21:40 WIB
Investor melintas di depan papan pergerkan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (28/11).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Faktor lain,  investor asing cenderung masih melakukan aksi jual. Hari ini, net foreign sell tercatat Rp 155,38 miliar. Adapun selama sepekan, net foreign sell mencapai Rp 2,49 triliun.

Menurut Alfred, kondisi pasar saat ini dapat dimanfaatkan untuk mencermati saham-saham yang semakin murah karena faktor pasar yang lesu. Adapun Alfred tetap menekankan mengamati emiten yang sepanjang 2019 ini cukup baik seperti TLKM, ICBP, maupun sektor properti seperti BSDE.

Baca Juga: Menguat tipis hari ini, rupiah akan begerak flat Jumat (29/11)

Anak usaha BUMN juga memiliki relatif bagus kinerjanya. "Jadi emiten-emiten yang kinerjanya masih tinggilah," katanya. Selain itu, perlu dipahami oleh investor bahwa kondisi seperti saat ini memang akan berat untuk investasi jangka pendek. 

Jadi ia menyarankan daripada trading untuk jangka pendek, sebaiknya investasi untuk jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×