kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG terjun, investor jangan buru-buru beli dan jual


Kamis, 12 Maret 2020 / 20:36 WIB
ILUSTRASI. Seorang pewarta memotret layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020). BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan ('trading halt') pada sistem perdagangan di bursa efek pada Kamis (12


Reporter: | Editor: Wahyu T.Rahmawati

“Indeks masih turun karena sekarang ini masyarakat diselimuti oleh kepanikan, sehingga upaya-upaya yang dilakukan oleh OJK dan BEI sebenarnya lebih kepada meredakan kepanikan yang ada dari masyarakat,” kata Chris kepada Kontan.co.id, Kamis (12/3).

Menurut Chris, IHSG bisa kembali terangkat setelah emiten merilis laporan keuangan kuartal pertama tahun ini. Dengan begitu, pelaku pasar akan melihat seberapa berdampak dari penyebaran virus corona terhadap kinerja emiten.

Baca Juga: Anjlok 5,01%, IHSG masih berpeluang tertekan pada perdagangan Jumat (13/3)

Selain itu, pasar juga menunggu kabar baik mengenai penanganan terhadap virus corona (Covid-19) ini. Penurunan IHSG masih terkait kekhawatiran pasar atas penyebaran virus yang semakin meluas hingga ke pemerintahan.

Dalam kondisi saat ini, Chris melihat emiten sektor konsumsi masih cukup menarik untuk dibeli. Hal ini lantaran saham-saham sektor konsumsi sudah turun cukup dalam dan dari sisi kinerja, dia memprediksi sektor konsumsi ini lebih stabil serta dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca Juga: IHSG anjlok 5,01%, pandemi virus corona masih jadi penyebabnya

Sementara itu, Analis Panin Sekuritas William Hartanto menuturkan, pelaku pasar membutuhkan ketenangan dari sentimen-sentimen negatif yang beredar saat. Dia menyarankan investor untuk wait and see lebih dulu. “Jangan buru-buru beli, tapi juga disarankan untuk tidak panic sell,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×