kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   0,00   0,00%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

IHSG terindikasi rentan profit taking


Jumat, 22 Desember 2017 / 08:39 WIB
IHSG terindikasi rentan profit taking


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyentuh rekor barunya, Kamis (21/12). IHSG melambung 1,21% ke level 6.183,39. Investor asing mencetak net buy sebesar Rp 433,75 miliar.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, kenaikan peringkat utang dari Fitch Rating memberikan sentimen positif untuk IHSG. Namun, Hans menilai saat ini IHSG sudah terlalu mahal.

Oleh karena itu, ia memprediksi IHSG akan diwarnai aksi ambil untung (profit taking) dari para pelaku pasar. Hari ini IHSG akan bergerak di rentang perdagangan di 6.120-6.200.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, naiknya peringkat utang Indonesia menunjukkan pemerintah memiliki kebijakan ekonomi yang konsisten. Tapi, menurut dia, secara teknikal indikator stochastic memberi sinyal jenuh beli dengan pergerakan bearish setelah dead cross. Dengan demikian, ada indikasi koreksi jangka pendek di akhir pekan.

Lanjar memperkirakan, IHSG akan cenderung terkoreksi wajar dengan kisaran pergerakan di level 6.142–6.200. Lanjar menyarankan investor untuk mencermati saham-saham pilihan, seperti AKRA, ASII, JSMR, BRPT, dan CPIN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×