kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

IHSG terindikasi rentan profit taking


Jumat, 22 Desember 2017 / 08:39 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyentuh rekor barunya, Kamis (21/12). IHSG melambung 1,21% ke level 6.183,39. Investor asing mencetak net buy sebesar Rp 433,75 miliar.

Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, kenaikan peringkat utang dari Fitch Rating memberikan sentimen positif untuk IHSG. Namun, Hans menilai saat ini IHSG sudah terlalu mahal.

Oleh karena itu, ia memprediksi IHSG akan diwarnai aksi ambil untung (profit taking) dari para pelaku pasar. Hari ini IHSG akan bergerak di rentang perdagangan di 6.120-6.200.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, naiknya peringkat utang Indonesia menunjukkan pemerintah memiliki kebijakan ekonomi yang konsisten. Tapi, menurut dia, secara teknikal indikator stochastic memberi sinyal jenuh beli dengan pergerakan bearish setelah dead cross. Dengan demikian, ada indikasi koreksi jangka pendek di akhir pekan.

Lanjar memperkirakan, IHSG akan cenderung terkoreksi wajar dengan kisaran pergerakan di level 6.142–6.200. Lanjar menyarankan investor untuk mencermati saham-saham pilihan, seperti AKRA, ASII, JSMR, BRPT, dan CPIN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×