kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.919   49,00   0,27%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

IHSG terimbas harga semen


Senin, 19 Januari 2015 / 06:32 WIB
ILUSTRASI. Resep Honey Barbeque Wings


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah di akhir pekan. Jumat (16/1), IHSG turun 0,78% ke 5.148,37. Selama sepekan, IHSG melemah 1,31%. Indeks MSCI Asia Pacific, yang mencerminkan kondisi bursa saham Asia, anjlok 0,96% ke 137,44. Selam sepekan, indeks ini melemah 0,28%.

Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra menilai, IHSG melemah ini karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan harga gas 12 kg. Jokowi juga mengumumkan penurunan harga semen BUMN, Rp 3.000 per sak. Dus, saham emiten sektor industri dasar turun.

Namun, ia yakin, ini hanya efek sesaat sebab, jangka panjang, inflasi dan laju ekonomi mikro Indonesia akan lebih baik.

Analis Sucorinvest Central Gani Achmad Yaki Yamani menambahkan, penguatan mata uang Swiss ikut menekan IHSG. Secara teknikal, IHSG pun masih dalam tren melemah.

Achmad memproyeksikan, IHSG melemah di kisaran 5.110-5.186. Tapi, Aditya menilai, menguat di 5.130-5.223.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×