kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

IHSG tergelincir pagi ini, tak mampu ikuti euforia Wall Street


Jumat, 21 Juni 2019 / 09:37 WIB
IHSG tergelincir pagi ini, tak mampu ikuti euforia Wall Street

Berita Terkait

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar mengawali perdagangan Jumat (21/6). Mengutip RTI, pukul 09.23 WIB, indeks turun 0,16% ke level 6.327,37.

Tercatat 164 saham naik, 106 saham turun, dan 125 saham stagnan. Total volume 5,8 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,53 triliun.


Lima indeks sektoral membebani perdagangan. Sektor aneka industri paling dalam penurunannya 0,69%. Sedangkan sektor agrikultur memimpin kenaikan 0,64%. Meski demikian, asing mencatatkan net buy Rp 37,296 miliar di perdagangan pagi ini.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

- PT Pabrik Kerta Tjiwi Kimia Tbk (TKIM, anggota indeks Kompas100 ini) turun 5,89% ke Rp 11.975

- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA, anggota indeks Kompas100 ini) turun 3,03% ke Rp 9.600

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;

- PT Medco Energi International Tbk (MEDC, anggota indeks Kompas100 ini) naik 3,85% ke Rp 805

- PT Elnusa Tbk (ELSA, anggota indeks Kompas100 ini) naik 2,72% ke Rp 378

Bursa saham Asia dibayangi euforia Wall Street tentang kemungkinan penurunan suku bunga The Fed bulan depan. Saat bersamaan, pelaku pasar juga dibalut kecemasan atas perundingan dagang China-Amerika Serikat (AS).

Belum lagi kekhawatiran baru tentang ketegangan di kawasan Timur Tengah. Setelah Iran menembak jatuh drone militer AS, meningkatkan kekhawatiran konfrontasi militer antara Teheran dan Washington, serta mendorong harga minyak mentah lebih tinggi.

Mengutip Reuters, Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1%. Indeks naik 4% pada sepekan ini, menyentuh level tertinggi sejak 8 Mei. Indeks Nikkei Jepang datar, dibatasi oleh lonjakan besar yen.

Asal tahu, indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi pada hari Kamis (20/6) setelah The Fed memberi sinyal akan memangkas suku bunga segera bulan depan untuk menjaga dampak terhadap ekonomi dari perang dagang AS-China.




TERBARU

Close [X]
×