kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

IHSG sesi I belum mampu keluar dari zona merah


Senin, 16 Mei 2016 / 12:20 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih belum berhasil bangkit dari zona merah di akhir sesi I. Pada pukul 12.00 WIB, indeks ditutup dengan penurunan 0,6% menjadi 4.733,116.

Sementara itu, ada 151 saham yang tertekan. Sedangkan jumlah saham yang naik sebanyak 105 saham dan 83 saham lain tak berubah posisi.

Volume transaksi siang ini melibatkan 1,711 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 2,107 triliun.

Sepanjang sesi I, investor asing masih melepas saham. Di seluruh market, nilai penjualan bersih asing mencapai Rp 97,7 miliar. Sedangkan di pasar reguler, nilai penjualan bersihnya mencapai Rp 95,9 miliar.

Saham-saham indeks LQ 45 yang menduduki jajaran top losers siang ini meliputi: PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 5,06% menjadi Rp 3.190, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 4,49% menjadi Rp 5.850, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 3,55% menjadi Rp 680.

Sedangkan di posisi top gainers indeks LQ 45 ditempati saham-saham: PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 2,63% menjadi Rp 780, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik 2,06% menjadi Rp 2.480, dan PT PP London Sumatra Tbk (LSIP) naik 1,95% menjadi Rp 1.565.

Bursa Asia berhasil rebound

Sementara itu, bursa Asia berhasil rebound pada transaksi siang ini. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 12.14 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6%.

Sementara, indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,2% dan indeks Topix Jepang melaju 0,7%.

Pergerakan positif bursa Asia siang ini terkerek oleh sejumlah faktor. Pertama, harga komoditas seperti minyak dan emas mencatatkan kenaikan hari ini. Siang ini, harga minyak diperdagangkan mendekati US$ 47 per barel di New York.

Selain itu, data ekonomi sejumlah negara Asia -seperti Thailand- terbilang positif. Sebagai contoh, berdasarkan data yang dirilis hari ini, tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) Thailand melaju 3,2% pada tiga bulan pertama yang berakhir Maret 2016.

Sementara, nilai tengah 21 analis yang disurvei Bloomberg meramal tingkat pertumbuhan PDB hanya sebesar 2,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×