kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG rebound seiring berserinya wajah bursa Asia


Kamis, 08 Desember 2016 / 09:17 WIB


Reporter: Hasyim Ashari, Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound di tengah reli pasar regional, Kamis (8/12). Mengacu data RTI, indeks dibuka naik 0,04% ke level 5.266 pukul 09.08 WIB.

Tercatat ada 121 saham bergerak naik, 36 saham bergerak turun, dan 80 saham stagnan. Dengan volume perdagangan 1,17 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 437,7 triliun.

Tujuh dari 10 indeks sektoral menopang IHSG. Sektor infrastruktur memimpin penguatan 0,69% dan keuangan turun paling dalam 0,46%.

Investor asing masih melakukan aksi jualnya. Pagi ini, net sell asing sekitar Rp 46,800 miliar

Analis Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG masih dibayangi oleh fluktuasi harga komoditas. Dana asing yang terus mengalir keluar pun menambah tekanan bagi indeks.

Tapi, Deky Rahmat Sani, Analis NH Korindo Securities, mengatakan, IHSG rawan untuk profit taking jangka pendek, terutama untuk saham-saham berkapitalisasi besar. Sektor infrastruktur berpotensi memimpin pelemahan indeks saham.

Lanjutkan reli 

Bursa saham Asia melanjutkan relinya untuk hari ketiga, Kamis (8/12). Menyusul Wall Street yang memecahkan rekor tertingginya di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan melanjutkan program pembelian aset.

Mengacu Bloomberg, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,8% ke level tertinggi dalam sebulan pada 09:08 pagi di Tokyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×