kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG pagi positif disokong 10 sektor


Senin, 07 April 2014 / 09:18 WIB
ILUSTRASI. Spirulina yang tersedia dalam berbagai jenis dan bentuk ternyata memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan tubuh, seperti membantu mengatasi anemia.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di dua zona pada awal pekan ini (7/4). Meski sempat dibuka di zona merah, namun kondisi itu tidak berlangsung lama. Pada pukul 09.11 WIB, indeks tercatat naik 0,69% menjadi 4.891,33.

Pada transaksi pagi ini, ada 112 saham yang melaju. Sementara, jumlah saham yang turun sebanyak 45 saham dan 65 saham lainnya tak berubah posisi. Volume transaksi pagi ini melibatkan 352,55 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 677,079 miliar.

Sepuluh sektor kompak memberikan sinyal hijau. Adapun tiga sektor dengan kenaikan terbesar yakni: sektor industri lain-lain yang naik 1,29%, sektor industri dasar naik 1,23%, dan sektor manufaktur naik 0,99%.

Saham-saham LQ 45 yang bertengger di posisi top gainers di antaranya: PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 2,52% menjadi Rp 615, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 2,10% menjadi Rp 49.925, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik 2,07% menjadi Rp 24.650.

Sedangkan saham LQ 45 yang berada di jajaran top losers, yakni: PT Express Transindo Tbk (TAXI) turun 1,22% menjadi Rp 6.075, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun 1,22% menjadi Rp 6.075, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 0,5% menjadi Rp 9.900.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×