kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

IHSG merangkak ke zona hijau dalam sepekan terakhir, bagaimana pekan depan?


Jumat, 10 April 2020 / 18:20 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3/2020). IHSG menguat 22,38 poin atau 0,48% ke level 4.649,07 pada Kamis kemarin. ANTARA FOTO/Muhammad A


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (9/4) di zona hijau. IHSG menguat 22,38 poin atau 0,48% ke level 4.649,07 pada Kamis kemarin.

Ada sebanyak 203 saham mengalami kenaikan, 194 saham turun dan 137 saham stagnan.

Baca Juga: Menilik prospek 24 perusahaan yang mencatatkan sahamnya di BEI sepanjang 2020

Pada perdagangan kemarin, pergerakan IHSG memang mengalami volatilitas yang cukup tinggi, dari menurun signifikan kemudian berlanjut menguat kembali dengan net sell investor asing sebesar Rp 509,44 miliar di seluruh pasar.

Adapun sektor-sektor saham dengan kenaikan tertinggi adalah sektor aneka industri yang naik 4,49%, sektor consumer goods naik 2,10% dan sektor manufaktur naik 1,82%. Selama seminggu terakhir, IHSG mengalami kenaikan sebesar 2,59%.

Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menilai, penguatan IHSG terbawa oleh meningkatkya harga minyak. 

Kenaikan harga minyak juga menjadi salah satu sentimen yang menggerakkan bursa saham Amerika Serikat.

Baca Juga: ini sektor yang akan raup untung setelah kebijakan PSBB diterapkan di Jakarta

Pada perdagangan Rabu (8/4) waktu setempat, harga minyak mentah dunia kembali ditutup menguat, menyusul pelemahan produksi minyak mentah Amerika Serikat. 




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×