kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

IHSG menguat 1,14% hingga akhir sesi I


Rabu, 07 Februari 2018 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Logo Bursa Efek Indonesia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan hari ini di area positif. Rabu (7/2) pukul 12.00 WIB, IHSG rehat dengan kenaikan 74,18 poin atau 1,14% ke 6.552,72.

Seluruh sektor menguat. Kenaikan tiap sektor pun cukup tebal dan tujuh sektor menguat lebih dari 1%.

Sektor perdagangan mencatat kenaikan terbesar, yakni 1,58%. Sektor konstruksi menguat 1,51%. Sektor barang konsumer terangkat 1,34%. Sektor manufaktur naik 1,25%.

Sektor pertambangan menguat 1,19%. Sektor aneka industri menanjak 1,12% dan sektor industri dasar menguat 1,09%.

Total volume perdagangan hingga siang ini mencapai 8,69 miliar saham dengan total nilai Rp 4,69 triliun. Sebanyak 227 saham menguat. Hanya 69 saham yang masih memerah, dan 90 saham belum bergerak dari posisi hari sebelumnya.

Berikut top gainers pada indeks LQ45:
- PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 6,25%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 5,32%
- PT United Tractors Tbk (UNTR) 4,44%

Hanya dua saham yang masih memerah pada indeks LQ45, yakni saham PT BPD Jawa Barat Tbk (BJBR) yang menurun 0,86% dan saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dengan penurunan 0,82%.

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 126,35 miliar di seluruh pasar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan penjualan bersih asing terbesar, yakni Rp 154,7 miliar, disusul saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 45,8 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 34,1 miliar.

Sedangkan asing masih getol mencetak pembelian bersih atas saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 36,1 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 21,7 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 17,9 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×