kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG Mendadak Anjlok 11% ke 5.000 di Pencarian Google, Ini Kata BEI


Senin, 07 April 2025 / 11:20 WIB
IHSG Mendadak Anjlok 11% ke 5.000 di Pencarian Google, Ini Kata BEI
ILUSTRASI. IHSG terlihat menyentuh level 5.000 atau ke 5.731,02 pada pukul 10.40 WIB hari ini (7/4) di pencarian Google, padahal bursa baru buka Selasa (8/4)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak turun tajam hingga menyentuh level 5.000 dalam pencarian Google Finance pada Senin (7/4) pagi. 

Dari pantauan KONTAN, IHSG berada di level 5.731,02 pada pukul 10:40 WIB. Level tersebut anjlok 11,46% atau 742,01 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 6.452,60. 

Padahal, perdagangan pasar saham Indonesia seharusnya baru dibuka pada Selasa (8/4). 

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, berdasarkan data BEI melalui IDX Mobile IHSG masih berada di posisi 6.510,62. 

Baca Juga: Perang Dagang Memanas, Begini Prospek Pergerakan IHSG Usai Libur Panjang

“Sebaiknya investor tetap mengacu data resmi BEI agar tetap lebih akurat,” jelasnya kepada Kontan, Senin (7/4). 

Memang perdagangan Bursa Efek Indonesia pada 7 April 2025 masih belum dibuka karena cuti bersama Lebaran. Pada perdagangan terakhir sebelum libur panjang, IHSG ditutup menguat. 

Berdasarkan data BEI pada akhir perdagangan 27 Maret 2025, IHSG ditutup menguat  0,59% atau naik 38,26 poin ke posisi 6.510,62. Kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp 11.126 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×