kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG menanti rilis data neraca dagang


Jumat, 12 Mei 2017 / 08:00 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah 0,77% menjadi 5.653,01 pada transaksi Rabu (10/4). Koreksi saham sektor pertambangan turut menekan indeks saham.

Indeks sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia merosot 5,46% selama dua hari terakhir. Maklumlah, harga batubara juga masih lesu. Dalam sepekan terakhir, harga batubara Newcastle untuk kontrak Juni 2017 di bursa ICE, per Rabu lalu, melemah 3,72% menjadi US$ 73,85 per ton.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya melihat, tren IHSG dalam jangka panjang masih menguat. Namun untuk transaksi hari ini (12/5), IHSG berpotensi tertekan dengan rentang pergerakan 5.623-5.718.

Sedangkan analis NH Korindo Sekuritas Bima Setiaji memprediksi IHSG hari ini akan berbalik arah menguat dengan kisaran pergerakan 5.621-5.702. Penguatan didorong data ekonomi domestik, yaitu rilis data neraca perdagangan. Pasar memprediksi defisit neraca dagang turun jadi US$ 1,5 miliar dari sebelumnya US$ 1,8 miliar.

AS juga akan mengumumkan data penjualan ritel yang diperkirakan positif. "Pertemuan G7 juga mulai dilaksanakan," ujar Bima kepada KONTAN, Kamis (11/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×