kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG melemah 0,77%, ini kata para analis


Rabu, 10 Mei 2017 / 20:24 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (10/5) kembali melemah sebesar 0,77% ke level 5.653,008 dari hari sebelumnya.

Sembilan dari sepuluh sektor penggerak IHSG, mencatatkan pelemahan. Adapun sektor komoditas memimpin pelemahan sebesar 3,04% diikuti oleh sektor perdagangan dan konstruksi yang melemah masing-masing 1,91% dan 1,84%.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Sekuritas bilang, harga batu bara kontrak teraktif di bursa Rotterdam yang ditutup melemah 0,37% ke level US$67,60 per metrik ton menggerus kinerja saham sektor pertambangan.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, harga minyak mentah juga melemah lantaran produksi minyak Libya meningkat, meski laporan industri Amerika Serikat menunjukkan penurunan ketersediaan minyak mentah.

"Hal ini menunjukkan hambatan terhadap upaya OPEC untuk mengurangi pasokan global," ungkap Bima kepada KONTAN, Rabu (10/5).

Sementara itu, menurut Nafan Aji, analis Binaartha Parama Sekuritas, konflik di semenanjung Korea sebagai imbas terpilihnya presiden Korea Selatan, Moon Jae In turut menjadi katalis negatif yang menyebabkan IHSG terkoreksi hari ini.

Kendati begitu, para analis menilai, para pelaku pasar tampak melakukan aksi ambil untung hingga akhirnya IHSG tertekan.

Menurut Bima, investor tengah menunggu pidato Presiden European Central Bank (ECB) yang akan berlangsung malam ini. Bima bilang, pidato tersebut akan membahas kebijakan moneter ECB pasca terpilihnya Macron sebagai Presiden Prancis.

Sementara Nafan berasumsi, aksi ambil untung yang dilakukan oleh pelaku pasar adalah imbas dari stabilitas politik dalam negeri yang belum kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×