kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG melemah 0,77%, ini kata para analis


Rabu, 10 Mei 2017 / 20:24 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (10/5) kembali melemah sebesar 0,77% ke level 5.653,008 dari hari sebelumnya.

Sembilan dari sepuluh sektor penggerak IHSG, mencatatkan pelemahan. Adapun sektor komoditas memimpin pelemahan sebesar 3,04% diikuti oleh sektor perdagangan dan konstruksi yang melemah masing-masing 1,91% dan 1,84%.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Sekuritas bilang, harga batu bara kontrak teraktif di bursa Rotterdam yang ditutup melemah 0,37% ke level US$67,60 per metrik ton menggerus kinerja saham sektor pertambangan.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, harga minyak mentah juga melemah lantaran produksi minyak Libya meningkat, meski laporan industri Amerika Serikat menunjukkan penurunan ketersediaan minyak mentah.

"Hal ini menunjukkan hambatan terhadap upaya OPEC untuk mengurangi pasokan global," ungkap Bima kepada KONTAN, Rabu (10/5).

Sementara itu, menurut Nafan Aji, analis Binaartha Parama Sekuritas, konflik di semenanjung Korea sebagai imbas terpilihnya presiden Korea Selatan, Moon Jae In turut menjadi katalis negatif yang menyebabkan IHSG terkoreksi hari ini.

Kendati begitu, para analis menilai, para pelaku pasar tampak melakukan aksi ambil untung hingga akhirnya IHSG tertekan.

Menurut Bima, investor tengah menunggu pidato Presiden European Central Bank (ECB) yang akan berlangsung malam ini. Bima bilang, pidato tersebut akan membahas kebijakan moneter ECB pasca terpilihnya Macron sebagai Presiden Prancis.

Sementara Nafan berasumsi, aksi ambil untung yang dilakukan oleh pelaku pasar adalah imbas dari stabilitas politik dalam negeri yang belum kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×