kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

IHSG Melonjak 1,37% ke 6.819, Saham-Saham Ini Banyak Dikoleksi Asing, Kamis (20/6)


Jumat, 21 Juni 2024 / 00:00 WIB
IHSG Melonjak 1,37% ke 6.819, Saham-Saham Ini Banyak Dikoleksi Asing, Kamis (20/6)
Petugas kebersihan beraktivitas di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (19/6/2024). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (19/07/2024) ditutup di zona merah pada posisi 6.726.91 atau melemah 0,12%. Pekan lalu, lembaga keuangan Amerika Serikat (AS), Morgan Stanley, menurunkan rekomendasinya untuk saham-saham di Indonesia menjadi underweight. Penurunan rekomendasi itu dipengaruhi oleh kebijakan fiskal Indonesia dan penguatan dolar AS yang menimbulkan risiko investasi saham di Indonesia. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/06/2024


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat pada Kamis (20/6). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat 1,37% atau bertambah 92,40 poin ke level 6.819,32 pada penutupan perdagangan.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 24,62 miliar dengan nilai perdagangan Rp 16,99 triliun.

Baca Juga: IHSG Menguat ke 6.819 Kamis (20/6), BBCA, BRIS, UNTR Paling Banyak Net Buy Asing

Ada 354 saham yang naik, 216 saham yang turun dan 211 saham yang tidak berubah.

Investor asing masih mencatatkan net sell atau jual bersih Rp 100,52 miliar di seluruh pasar.

Meski begitu, asing juga tercatat banyak memburu saham-saham ini.

Baca Juga: IHSG Tertekan Gejolak Moneter

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Kamis:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 257,39 miliar
2. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 29,23 miliar
3. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 18,04 miliar
4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 17,38 miliar
5. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 13,48 miliar
6. PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 12,9 miliar
7. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 11,93 miliar
8. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Rp 10,26 miliar
9. PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 9,63 miliar
10. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 7,75 miliar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×