Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Senin (19/1/2026), seiring tekanan yang melanda bursa saham regional Asia.
Mengutip data RTI pada pukul 09.15 WIB, IHSG terkoreksi 0,51% atau 46,32 poin ke level 9.029,09. Sebanyak 361 saham melemah, 222 saham menguat, dan 130 saham stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 10,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,7 triliun.
Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,10% ke Rp 16.904 per Dolar AS pada Senin (19/1) Pagi
Sebanyak sembilan indeks sektoral tercatat menekan laju IHSG pagi ini. Tiga sektor dengan penurunan terdalam adalah IDX-Transports yang turun 1,83%, diikuti IDX-Health melemah 1,59%, serta IDX-Basic yang terkoreksi 1,25%.
Saham Top Losers LQ45:
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 6,96% ke Rp 735
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) melemah 4,58% ke Rp 1.355
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 4,41% ke Rp 65
Baca Juga: Rekor Lagi, Harga Emas Antam Naik Rp 40.000 Jadi Rp 2.703.000 Per Gram, Senin (19/1)
Saham Top Gainers LQ45:
- PT Astra International Tbk (ASII) melesat 4,96% ke Rp 7.400
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 2,13% ke Rp 960
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 1,96% ke Rp 113.175
Baca Juga: Dana Asing Masuk Bursa, Cermati Saham Net Buy dan Net Sell Sepekan Terakhir
Tekanan pada pasar saham domestik sejalan dengan sentimen negatif global. Pasar saham Asia tertekan pada perdagangan Senin (19/1/2026), sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap aset safe haven seperti yen Jepang dan franc Swiss.
Sentimen risk-off dipicu meningkatnya kekhawatiran akan potensi perang dagang, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan terhadap sejumlah negara Eropa terkait isu Greenland.
Kontrak berjangka saham AS bergerak melemah, dengan futures S&P 500 turun 0,7%, sementara Nasdaq futures merosot 1,0%.
Perdagangan cenderung sepi karena pasar saham dan obligasi AS libur, yang turut memperbesar volatilitas.
Baca Juga: Trump Umumkan Tarif Baru, Akankah Harga Minyak Terus Tertekan?
Di Eropa, futures indeks EUROSTOXX 50 dan DAX masing-masing turun 1,1%. Sementara itu di Asia, indeks Nikkei Jepang terkoreksi 1,0%, dan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1%.
Trump menyatakan akan mengenakan tarif impor tambahan sebesar 10% mulai 1 Februari terhadap barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris.
Tarif tersebut bahkan berpotensi dinaikkan hingga 25% per 1 Juni jika tidak tercapai kesepakatan, dengan syarat Amerika Serikat diizinkan membeli Greenland.
Ancaman tersebut menuai kecaman dari negara-negara Uni Eropa yang menyebutnya sebagai bentuk pemerasan. Prancis bahkan mengusulkan penerapan langkah balasan ekonomi yang belum pernah digunakan sebelumnya.
Selanjutnya: Ekonomi China Goyah: Produksi Industri Melesat, Penjualan Ritel Anjlok
Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (19/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
