kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

IHSG Melemah, Asing Catat Net Sell Rp 5,28 Triliun di Tengah Gejolak Politik


Jumat, 05 September 2025 / 06:30 WIB
IHSG Melemah, Asing Catat Net Sell Rp 5,28 Triliun di Tengah Gejolak Politik
ILUSTRASI. IHSG menutup perdagangan Kamis (4/9) melemah 0,23% ke posisi 7.867,34. Investor asing terpantau mencatatkan net sell sebesar Rp 304,83 miliar. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/02/09/2025


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal Indonesia ikut bergejolak di tengah tensi sosial politik dalam negeri. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (4/9) dengan melemah 0,23% ke posisi 7.867,34. 

Investor asing terpantau mencatatkan net sell sebesar Rp 304,83 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Kamis (4/9). Dalam sepekan terakhir, net sell asing telah menembus Rp 5,28 triliun. 

Berdasarkan data RTI, investor asing paling banyak menjual saham BBCA dengan net sell senilai Rp 4,1 triliun dalam lima hari terakhir. Net sell asing juga terjadi di saham BMRI sebesar Rp 1,2 triliun. 

Masih di periode yang sama, investor asing juga menjual saham ADRO, KLBF dan BREN dengan net sell masing-masing sebesar Rp 269,7 miliar, Rp 205,4 miliar dan Rp 171,9 miliar. 

Baca Juga: IHSG Menguat 0,47% Pekan Ini, Bagaimana Arahnya di Pekan Depan?

Pada saat tensi sosial politik memanas di 29 Agustus 2025, IHSG tersungkur 1,53%. Tekanan berlanjut pada awal September atau tepatnya 1 September 2025, di mana IHSG turun 1,21%. 

Head of Research NH Korindo Sekuritas Ezaridho Ibnutama mengatakan, investor mulai berhati-hati karena narasi tentang ketahanan Indonesia di tengah ketidakpastian global kini melemah. 

Selain itu, data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 5,12% YoY di kuartal II-2025 turut mengejutkan banyak ekonom dan menimbulkan keraguan atas transparansi dan keandalan data pemerintah. 

“Jika PDB Indonesia di Kuartal III-2025 mencapai 4,8% sampai dengan 5%, ini bisa membuat kepercayaan investor terhadap BPS bisa semakin menurun,” jelasnya kepada Kontan, Kamis (4/9),  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×