kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

IHSG melemah 0,34% ke 6.207 di akhir perdagangan Jumat (1/11)


Jumat, 01 November 2019 / 16:16 WIB
ILUSTRASI. Pegawai melintas di depan layar pergerakan harga saham di BEI.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 21,12 poin atau 0,34% ke 6.207,19 di akhir perdagangan Jumat (1/11).

Sebanyak 135 saham naik, 299 saham turun dan 128 saham tak bergerak.

Hanya dua sektor saham yang selamat ke zona hijau, sedangkan delapan sektor lainnya masuk zona merah.

Sektor-sektor saham yang berhasil naik adalah sektor industri dasar yang naik 1,35%, dan sektor keuangan naik 0,33%.

Sedangkan sektor-sektor saham dengan penurunan terdalam adalah sektor aneka industri yang turun 1,87% dan sektor pertambangan yang turun 1,80%.

Baca Juga: IHSG turun mendekati 6.200 pada akhir perdagangan sesi I hari ini

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 18,81 miliar saham dengan total nilai Rp 9,14 triliun.

Top losers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) (-12,32%)
2. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) (-9,09%)
3. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) (-6,20%)

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (8,73%)
2. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) (2,63%)
3. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) (1,88%)

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 215,30 miliar di seluruh pasar.

Baca Juga: IHSG turun lagi di awal perdagangan bulan November

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 143,3 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 136,4 miliar dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) Rp 45,2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×