kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.569   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG melanjutkan koreksi hari sebelumnya


Kamis, 25 Januari 2018 / 09:28 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru jatuh pada pembukaan perdagangan. Kamis (25/1) pukul 9.21 WIB, IHSG turun 11 poin atau 0,18% ke 6.603,91.

Tujuh sektor menurun pada awal perdagangan hari ini. Tiga sektor yang masih menguat adalah sektor pertambangan 1,69%, sektor perdagangan 0,22% dan sektor konstruksi 0,01%.

Sedangkan tujuh sektor yang melemah dipimpin oleh sektor aneka industri 0,67%, sektor keuangan 0,40%, dan sektor manufaktur 0,25%. Sektor industri dasar turun 0,20%. Sektor perkebunan dan infrastruktur turun masing-masing 0,02%.

Berikut top gainers pada LQ45:
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 6,41%
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 5,54%
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 3,11%

Top losers LQ45 adalah:
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 2,23%
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 1,83%
- PT Hanson International Tbk (MYRX) 0,88%

Investor asing mencetak jual bersih Rp 18,52 miliar di seluruh pasar. Penjualan bersih terbesar adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 17,2 miliar, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) Rp 5,9 miliar, dan PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) Rp 1 miliar.

Sedangkan pembelian bersih asing terjadi pada saham PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 5,8 miliar, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Rp 3,5 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 2,2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×