kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

IHSG masuk peringkat kedua net sell terbesar asing di bursa Asia


Selasa, 29 September 2020 / 23:05 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9/2020).


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin tepuruk. Indeks melemah 0,56% ke level 4.879 saat penutupan perdagangan kemarin, Selasa (29/09).

Investor asing masih berusaha mengurangi portofolio sahamnya di bursa dalam negeri. Ini tercermin dari aksi jual asing atau net sell Rp 341,93 miliar di seluruh pasar.

Posisi tersebut membuat indeks kehilangan hot money lebih dari Rp 14 triliun selama bulan terakhir. IHSG bahkan menempati posisi kedua negara di Asia dengan net sell asing paling besar.

Michael Setjoadi, analis RHB Sekuritas Indonesia mengatakan, mayoritas bursa saham emerging market masih mengalami net sell. "Tapi, Indonesia masih paling sensitif," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (29/9).

Baca Juga: Saham-saham ini ditadah asing saat IHSG melanjutkan penurunan, Selasa (29/9)

Tak kunjung melandainya angka kasus positif di Indonesia masih menjadi pertimbangan utama investor asing angkat kaki. Selain itu, isu soal independensi Bank Indonesia (BI) masih menjadi sentimen negatif yang cukup kuat bagi investor asing.

Angka kasus positif Filipina mulai melandai setelah sempat menyetuh puncaknya bulan lalu. Ketatnya lockdown di negara ini berimbas pada kontraksi perekonomian hingga minus 16,5% kuartal kedua kemarin.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×