kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

IHSG masih terjegal di zona merah


Kamis, 09 November 2017 / 16:30 WIB


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu beranjak dari zona merah hingga Kamis (9/11) sore. Setelah bergerak liar sejak sesi pagi, akhirnya IHSG ditutup turun 6,92 poin atau 0,11% ke level 6.042,46.

Indeks sudah terkoreksi dalam dua hari terakhir, usai mencetak rekor tertinggi pada Selasa (7/11) lalu di 6.060,45.

Tujuh sektor menggerus tenaga indeks hari ini, terutama sektor industri dasar yang melorot 1,29%. Namun, masih ada tiga sektor yang berhasil naik, yaitu infrastruktur, perkebunan dan keuangan.

Mengutip RTI, 169 saham ditutup turun, berbanding 155 saham yang naik. Saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) mencatatkan kinerja terburuk (top losers) di bursa domestik, lantaran turun 11,97% ke Rp 412. Sebaliknya, saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) berhasil menorehkan kinerja terbaik (top gainers) dengan melesat 22,69% ke Rp 146.

Dai jajaran indeks LQ45, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) terdepak ke posisi top losers dengan turun 5,66% ke level Rp 10.000. Sementara, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menduduki puncak top gainers usai naik 7,82% menjadi Rp 1.655.

Sekitar 8,56 miliar lot saham ditransaksikan sepanjang hai ini, dengan nilai perdagangan mencapai Rp 7,49 triliun. Pemodal asing masih cenderung keluar dari pasar. Asing membukukan nilai penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar mencapai Rp 182,23 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×