kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

IHSG bertenaga lagi setelah turun sehari


Kamis, 09 November 2017 / 09:16 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah rehat dan mengumpulkan kekuatan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali naik. Kamis (9/11) pukul 9.04 WIB, IHSG naik 16 poin atau 0,27% ke level 6.066,96.

Delapan dari 10 sektor langsung menghijau pada pembukaan pasar. Sektor perkebunan mencatatkan kenaikan terbesar, yakin 0,53%, disusul oleh sektor keuangan yang naik 0,52%.

Sektor infrastruktur menguat 0,40%. Sementara sektor konstruksi menanjak 0,32%. Sektor pertambangan naik 0,25%. Emiten sektor barang konsumer mengerek indeks sebesar 0,21%. Sedangkan kenaikan sektor perdagangan sebesar 0,17%. SEktor manufaktur mencatatkan kenaikan terendah, yakni hanya 0,01%.

Dua sektor industri masih melemah. Sektor aneka industri turun 0,36%. Sektor industri dasar tergerus 0,14%.

Pada indeks LQ45 pagi ini, dua saham emiten grup MNC menduduki posisi top gainers. Harga saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik 2,48%. Harga saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik 1,95%. Posisi ketiga ada saham PT PP Properti Tbk (PPRO) yang harga sahamnya naik 1,92%.

Pada deretan top losers, tampak saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mempimpin dengan penurunan 1,86%. Harga saham PT Hanson International Tbk (MYRX) tergores hingga 1,79%. Sedangkan harga PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun 1,49%.

Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih Rp 24,65 miliar di seluruh pasar. Penjualan bersih asing terbesar adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia tbk (TLKM) Rp 8,9 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 7,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 2,9 miliar.

Sedangkan pembelian bersih pada saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 4,2 miliar, MNCN Rp 1,6 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×