kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

IHSG masih punya kans menguat besok


Kamis, 01 Maret 2018 / 19:56 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,13% pada level 6.606,05 pada Kamis (1/3). Asing mencatatkan aksi jual di semua pasar sebesar Rp 673,61 miliar.

William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas menyebut, kondisi pergerakan IHSG masih terlihat cukup kuat, dapat mempertahankan support level. "Sehingga dapat kembali mencetak resistance level yang baru,” katanya dalam riset, Kamis (1/3).

Menurutnya, peluang indeks naik masih akan terlihat seiring dengan terus berkurangnya capital outflow, ditambah dengan kuatnya fundamental perekonomian. Jadi, potensi kenaikan masih terlihat kuat akan berlanjut. “IHSG berpotensi melaju naik dengan range 6.555 - 6.728,” prediksi William.

Saham pilihan William diantaranya JSMR, AKRA, SCMA, SMCB, BJTM, TOTL, ASII, ICBP dan UNVR.

Hendri Widiantoro, analis Erdikha Elit Sekuritas menyatakan, indeks pada akhir perdagangan Kamis (1/3) ditutup konsolidasi membentuk pola candle doji, didukung dengan volume perdagangan yang cukup signifikan. Stochastik terjadi golden cross terbuka ruang penguatan yang masih lebar.

“Indikator Bill William memasuki fase akselerasi pada hari pertama dengan momentum yang masih melemah,” kata Hendri dalam riset, Kamis (1/3).

Indeks diperkirakan masih mencoba bergerak menguat pada range pergerakan 6.585-6.629. Saham-saham yang dapat dicermati antara lain ADRO, CPIN, INDF, JSMR dan PWON.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×