kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

IHSG masih belum bangkit dari zona merah


Kamis, 25 Juni 2015 / 12:09 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi yang berlangsung sejak pembukaan perdagangan tadi pagi. Aksi profit taking yang dilakukan investor membuat IHSG turun 0,39% ke level 4.934,273 pada penutupan sesi I.

Pelemahan ini didorong oleh koreksi terhadap 140 saham. Sementara itu, yang mencatat kenaikan ada 98 saham, dan 73 stagnan. Volume perdagangan pada sesi I mencapai 2,746 miliar saham dengan kapitalisasi market Rp 2.847 triliun.

Koreksi yang berlanjut atas saham-saham pada indeks LQ 45 mendorong IHSG tak beranjak dari zona merah. Tiga di antaranya yakni: PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 4,33% menjadi Rp 19.350, PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) turun 3,45% menjadi Rp 2.935, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,87% menjadi Rp 2.710.

Sementara itu, torehan bagus saham-saham indeks LQ 45 di jajaran top gainers tak mampu mendongkrak kinerja bursa. Tiga di antaranya adalah PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) naik 6,14% menjadi Rp 605, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 3,39% menjadi Rp 6.100, dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik 2,54% menjadi Rp 1.210.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×